1. Ciptakan Visi
Sudahkah anda memikirkan akan menjadi apa 10 tahun yang akan datang?
2. Jauhi foya-foya
Bersenang-senang adalah
hasil, bukan tujuan
3. Gunakan perangkat yang
tepat
Anda sendiri yang tahu apa
yang terbaik bagi diri anda.
4. Kembangkan tujuan anda
Memiliki tujuan membuat anda selalu termotivasi untuk mencapainya.
5. Tetapkan Saat Kematian
Buatlah orang-orang yang kita kasihi tersenyum, saat kita meninggalkannya.
6. Berteman dengan teman-teman yang sukses
Bergaul dengan teman yang sukses, akan memicu anda untuk menjadi seperti
mereka.
7. Dekati rasa takut
Bila anda takut sesuatu hal buruk menimpa anda, anda akan termotivasi untuk
mencegahnya sebelum terjadi.
8. Membuat jadwal Comeback
Tidak pernah ada orang sukses, yang tidak pernah mengalami kegagalan. Dan
mereka selalu kembali bangkit lebih banyak dari jumlah kegagalannya.
9. Welcome Mr. Trouble
Selalu tertantang untuk
mengalahkan kesulitan
10. Awali dengan rasa senang
Mengerjakan sesuatu yang
menyenangkan, membuat kita tidak merasakannya sebagai ?pekerjaan?.
11. Berlatih keras
The best is never rest
12. Membuka masa depan
Right here and now. Tidak perlu
berlelah-lelah hanya untuk bernostalgia.
13. Kembangkan permainan
Jadilah sutradara
14. Be Yourself
Be Yourself! Be Yourself!
15. Berangkat Perang!
Jadilah pemenang!
16. Ciptakan Perubahan.
Buatlah titik. Untuk membuat
sebuah garis, anda harus terlebih dulu membuat titik (Jaya Suprana).
17. Do it Badly!
Tidak harus selalu mengawali
sesuatu dengan serius.
18. Enjoy your working!
Percaya bahwa semua masalah
selalu ada jalan keluarnya.
19. Bertanya dan bertanya!
Tidakkah saya bisa mengerjakannya lebih baik daripada sekarang?
20. Let the water flows
Inilah awal dari garis yang
anda buat. Kemana
arahnya tergantung dari anda sendiri.
Mungkin
anda termasuk yang berpikir sukses itu adalah:
· Sukses
hanyalah berurusan dengan kekayaan semata.
· Sukses ketika
anda telah menjadi orang nomor satu dibidang anda.
· Sukses lebih dari sekedar uang dan gengsi
(prestige).
· Sukses adalah memiliki keseimbangan cerita
sukses di tujuh bidang kehidupan anda.
· Anda tidak akan dianggap sukses penuh di
dalam kehidupan karir bila kehidupan rumah tangga berantakan.
· Juga anda tidak dianggap sukses dalam
kehidupan rumah tangga bila keuangan anda kacau karena anda akan selalu merasa
tertekan / stress karena masalah keuangan sehingga anda akan kehilangan waktu
yang indah bersama dengan keluarga.
Bentuk Sukses dan Tandanya
Sukses bisa berbagai bentuk untuk masing-masing orang. Inilah beberapa
tandanya:
· Sukses adalah
ketika memadamkan lampu, bersiap untuk tidur, dan berkata pada diri sendiri
"Sepertinya tak ada satupun yang lebih baik dari yang kurasakan saat
ini!" Itu
seperti mengucapkan rasa bersyukur pada Tuhan sebelum anda terlelap tidur yang
nyenyak. Pengetahuan bahwa mental anda sehat.
· Sukses adalah mengetahui ke arah mana harus
melangkah ketika semua jalan seperti buntu dan suram. Memiliki kehidupan
spiritual yang baik dapat membuat anda lebih peka untuk mendengarkan bimbingan
dan petunjuk dariNya.
· Sukses adalah memiliki ketertarikan akan
sesuatu dan hobi pribadi yang memberikan kepuasan dan kedamaian.
· Sukses adalah keinginan sampai di rumah dan
menemui keluarga dan orang-orang yang anda cintai. Sukses adalah dicintai oleh
orang-orang yang anda cintai.
· Sukses adalah ketika menutup pintu kantor di
akhir hari dengan senyum kepuasan di muka anda. Mengetahui bahwa anda telah
melakukan pekerjaan dalam karir anda sebaik mungkin dan orang yang anda temui
dan layani memperoleh pengalaman yang menyenangkan juga.
· Sukses adalah ketika menyiapkan pembayaran
tagihan-tagihan dan mengetahui anda memiliki cukup dana untuk menutupi untuk
bulan ini dan bulan depan. Pengetahuan bahwa anda telah mempersiapkan keamanan
keuangan untuk keluarga anda meskipun anda telah meninggal dunia.
· Sukses adalah ketika bangun pagi dan
merasakan kondisi fisik segar. Pengetahuan bahwa anda makan secara benar,
berolahraga secara teratur dan apapun yang anda lakukan dapat menjaga kesehatan
dalam kondisi prima.
Bukan sukses namanya bila:
· Menghamburkan energi mental untuk mencari
tahu bagaimana cara menerangkan mengapa proyek anda gagal sesuai skedul,
mengapa anda tidak dapat membayar semua tagihan, kenapa mata anda merah dan
tekanan darah anda tinggi, dan mengapa anda tidak dapat menemukan kebahagiaan di
hidup anda.
· Secara fisik pergi ke tempat peribadahan
untuk urusan spiritual tetapi secara mental menulis daftar-yang-perlu-dilakukan
(to-do-list) untuk dilakukan ketika sampai di rumah atau untuk urusan kantor.
· Semuanya adalah untuk pekerjaan tidak ada
waktu luang untuk hoby pribadi atau bermain.
· Terburu-buru tiba di rumah dan bersembunyi di
balik pintu atau menonton televisi tanpa pedulikan keluarga dengan alasan
"Setelah satu harian aku bekerja, aku butuh kesendirianku!"
· Menghubungi rumah dari kantor yang keempat
kalinya dalam mingu ini untuk meminta maaf karena anda tidak dapat makan malam
bersama keluarga karena karir.
· Memiliki semua kekayaan di dunia dan terus
selalu berusaha memikirkan berbagai cara untuk mendapatkan uang agar bisa
menyaingi orang kaya di sluruh dunia.
· Berdiet sangat
keras dan ketat untuk fisik anda.
Tujuh sumbu sukses:
Sukses yang sesungguhnya memerlukan keseimbangan dari ketujuhnya
· mental (pikiran)
· spiritual
· pribadi
· keluarga
· karir
· keuangan
(kebanyakan orang pikir sukses hanya ini)
· fisik
Kesukesan berhubungan langsung untuk memiliki hidup yang seimbang. Jika salah
satu sumbu tidak sinkron maka semua bidang kehidupan anda akan terganggu.
Karakteristik orang sukses:
· Berpendirian
· Komitmen
· Pekerja keras
· Menyenangi apa
yang dilakukannya
· Integritas
· Karakter
· Konsisten
· Persisten
· Disiplin
· Keturunan
(heredity)
· Lingkungan
· Humoris
· Hokie
· Iman
· Keinginan yang
besar (passion)
· Hubungan/
koneksi
Posted
by Andhika Hantyo P at 01:16 

04 Juni 2009
Sudah berapa lama Anda bergabung sebagai distributor
sebuah perusahaan network-marketing? Apakah Anda telah mencapai target yang
Anda tentukan? Atau, hasil yang Anda peroleh di network-marketing masih belum
sesuai dengan apa yang Anda harapkan. Apapun hasil yang telah Anda peroleh di
network-marketing sampai saat ini, kemungkinan besar semuanya terkait dengan
pendekatan Anda sendiri terhadap industri network-marketing. Intinya adalah :
Apakah Anda memperlakukan network-marketing sebagai sebuah hobby? Atau, Anda
memperlakukan network-marketing sebagai sebuah bisnis.
Banyak distributor network-marketing mengeluh bahwa
mereka belum mencapai target yang mereka harapkan. Tapi, sebelum seorang
distributor mengeluh tentang hasil yang belum sesuai dengan harapan, ada
baiknya mereka merenungkan apakah mereka telah memperlakukan kegiatan
network-marketing layaknya sebuah bisnis, ataukah sekedar sebagai hobby. Untuk
mensukseskan network-marketing sebagai sebuah bisnis, banyak hal yang perlu
dilakukan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :
Satu, Sebuah bisnis bisa sukses apabila ilmu yang
terkait dengan bisnis tersebut telah dipelajari dan diterapkan dengan baik.
Apakah Anda telah mempelajari dan mengimplementasikan cara-cara menjalankan
bisnis network-marketing dengan benar dari leader / mentor Anda?
Dua, Sebuah bisnis bisa sukses bila didukung
dengan modal yang cukup, baik modal keringat, maupun modal keuangan. Apakah
Anda telah mengeluarkan modal keringat & modal keuangan yang cukup untuk
bisnis network-marketing Anda? Apakah Anda mempergunakan produk (swakonsumsi)
dan tutup point secara teratur setiap bulannya? Apakah Anda secara konsisten
melakukan presentasi untuk merekrut distributor baru ke dalam jaringan
network-marketing Anda?
Tiga, Sebuah bisnis bisa sukses bila didukung
kegiatan marketing yang memadai. Apakah anda telah cukup melakukan kegiatan
marketing untuk bisnis network-marketing Anda baik melalui iklan di koran,
iklan di internet, selebaran dan sebagainya?
Empat, Sebuah bisnis bisa sukses apabila hal-hal
diatas telah diimplementasikan secara disiplin dan konsisten selama kurun waktu
tertentu. Untuk sukses di bisnis network-marketing, Anda perlu menerapkan
hal-hal di atas secara disiplin dan konsisten setidak-tidaknya selama dua
tahun. Apakah Anda telah menerapkan hal-hal di atas secara disiplin dan
konsisten selama dua tahun?
Jika Anda belum mencapai target yang Anda harapkan dan
belum memaksimalkan potensi penghasilan dari network-marketing, jangan-jangan,
Anda hanya seorang hobbyist network-marketing, dan bukan seorang pebisnis
network-marketing!!
Posted
by Andhika Hantyo P at 00:56 

10 Mei 2009
Setiap kali saya menulis
sebuah artikel yang kemudian saya upload di blog ini, saya selalu berharap
bahwa buah-pikiran ataupun informasi yang saya sampaikan tersebut dapat dipetik
manfaatnya dan dipergunakan oleh para networker dan pelaku bisnis
network-marketing dalam mengembangkan jaringan, bisnis dan income
masing-masing.
Saya sering menerima
email dari para member/user di blogspot.com yang meminta izin untuk mengutip
artikel-artikel yang ada sebagai bahan presentasi dalam mengembangkan bisnis.
Terus terang, saya merasa senang sekali dapat memberikan bantuan, walaupun
hanya sebatas melalui artikel yang saya muat di web, ataupun sebatas informasi
melalui newsletter.
Saya memang berharap bahwa masyarakat pada umumnya, dan pelaku bisnis
network-marketing secara khusus dapat mendapatkan pengetahuan, dan kemudian
mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh tersebut secara konsisten
dalam usaha untuk mencapai cita-cita KEBEBASAN FINANSIAL yang dicita-citakan.
Sangat penting untuk Anda ingat bahwa bekal pengetahuan saja tanpa pelaksanaan
sama saja dengan omong kosong dalam usaha Anda untuk mencapai cita-cita
kebebasan finansial.
Anda mungkin tahu bahwa dengan melakukan presentasi secara teratur dan
konsisten baik secara one-on-one, melalui internet (website), ataupun melalui
telepon akan dapat membantu meningkatkan pengembangan jaringan dan organisasi
Anda. Tapi, jika pengetahuan tersebut tidak pernah Anda laksanakan, apakah
jaringan network-marketing Anda akan berkembang dengan sendirinya?
Anda mungkin tahu bahwa dengan membiasakan diri untuk mengkonsumsi produk dari
perusahaan MLM Anda, distributor-distributor dalam jaringan Anda akan lebih
condong untuk mengikuti jejak langkah Anda. Tapi, jika pengetahuan tersebut
tidak pernah Anda laksanakan, apakah omzet penjualan di jaringan
network-marketig Anda akan meningkat dengan sendirinya?
Tanyalah diri sendiri apakah Anda telah mempraktekkan pengetahuan yang telah
Anda miliki untuk mengembangkan bisnis network-marketing Anda? Jika Anda
menjawab “BELUM”, mulailah mempraktekkan pengetahuan & ilmu yang Anda
miliki sekarang juga supaya jarak Anda ke cita-cita kebebasan finansial semakin
dekat.
Salam sukses untuk Anda.
Posted
by Andhika Hantyo P at 03:48 

22 April 2009
Alhamdulillah PT
DFI sedang menerapkan suatu networking yang berbasiskan syariah. Memang hal ini
tidak mudah, akan tetapi kami menganggap ini sebagai suatu TANTANGAN yang harus
kami wujudkan. Adapun tantangan tersebut ialah :
1. Produk yang dipasarkan harus halal, thayyib
(berkualitas) dan menjauhi syubhat (Syubhat adalah sesuatu yang masih
meragukan).
2. Sistem akadnya harus memenuhi kaedah dan rukun jual
beli sebagaimana yang terdapat dalam hukum Islam (fikih muamalah)
3. Operasional, kebijakan, corporate culture, maupun
sistem akuntansinya harus sesuai syari’ah.
4. Tidak ada excessive mark up harga barang (harga barang
di mark up sampai dua kali lipat), sehingga anggota terzalimi dengan harga yang
amat mahal, tidak sepadan dengan kualitas dan manfaat yang diperoleh.
5. Struktur manajemennya memiliki Dewan Pengawas Syari’ah
(DPS) yang terdiri dari para ulama yang memahami masalah ekonomi.
6. Formula intensif harus adil, tidak menzalimi down line
dan tidak menempatkan up line hanya menerima pasif income tanpa bekerja, up
line tidak boleh menerima income dari hasil jerih payah down linenya.
7. Pembagian bonus harus mencerminkan usaha masing-masing
anggota.
8. Tidak ada eksploitasi dalam aturan pembagian bonus
antara orang yang awal menjadi anggota dengan yang akhir
9. Bonus yang diberikan harus jelas angka nisbahnya sejak
awal.
10.
Tidak menitik
beratkan barang-barang tertier ketika ummat masih bergelut dengan pemenuhan
kebutuhan primer.
11.
Cara penghargaan kepada mereka yang berprestasi tidak
boleh mencerminkan sikap hura-hura dan pesta pora, karena sikap itu tidak
syari’ah. Praktik ini banyak terjadi pada
sejumlah perusahaan MLM.
12.
Perusahaan MLM harus berorientasi pada kemaslahatan
ekonomi ummat.
Missi Syari’ah
Usaha bisnis MLM, (khususnya yang dikelola oleh kaum muslimin), seharusnya
memiliki misi mulia dibalik kegiatan bisnisnya. Di antara misi mulia itu adalah :
1. Mengangkat derajat ekonomi ummat melalui usaha yang
sesuai dengan tuntunan syari’at Islam.
2. Meningkatkan jalinan ukhuwah ummat Islam di seluruh
dunia
3. Membentuk jaringan ekonomi ummat yang berskala
internasional, baik jaringan produksi, distribusi maupun konsumennya sehingga
dapat mendorong kemandirian dan kejayaan ekonomi ummat.
4. Memperkokoh ketahanan akidah dari serbuan idiologi,
budaya dan produk yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islami.
5. Mengantisipasi dan
mempersiapkan strategi dan daya saing menghadapi era globalisasi dan teknologi
informasi
6. Meningkatkan ketenangan konsumen dengan tersedianya
produk-produk halal dan thayyib.
Memang,
hal ini belum sepenuhnya kami kuasai dan kami penuhi, akan tetapi kami tidak
duduk diam begitu saja. Dengan acuan ini membuat kami berusaha lebih keras untuk
bisa menciptakan suatu sistem yang bisa menguntungkan semua pihak.
Mudah2an postingan saya kali ini bisa bermanfaat untuk semua member dan semua
rekan2 blogger untuk bisa memberikan semangat, memberikan arahan, dan memberikan
dukungan kepada kami. Sehingga apa kami usahakan selama ini bisa menjadi berkah
bagi semua pihak. AMIN
Posted
by Andhika Hantyo P at 12:13 

24 Maret 2009
Seringkali kita melihat ada rekan-rekan yang bisa
berkembang besar di sebuah MLM, sementara lainnya gagal di MLM yang sama
(ataupun yang lain). Mengapa? Ada beberapa point yang ingin saya bagikan :
Untuk bisa berhasil dan mencapai sukses, diperlukan suatu kepribadian tertentu
untuk mencapainya. Tanpa kepribadian ini, mustahil untuk bisa sukses.
Proses belajar di MLM termasuk “pengembangan
kepribadian”, yang memberikan anda kepribadian yang diperlukan untuk berhasil.
Mengapa seorang distributor yang latar belakangnya biasa-biasa saja, bahkan
dari kalangan menengah ke bawah, bisa cepat berhasil, sementara distributor
lain perlu waktu jauh lebih lama, atau bahkan ada distributor yang gagal?
Jawabannya sederhana: distributor yang cepat berhasil
tentu saja lebih cepat membentuk kepribadiannya sendiri sesuai dengan
persyaratan yang diperlukan untuk berhasil. Yang lebih lambat suksesnya
(pencapaian peringkat dan pendapatan tertentu) melakukan pembentukan ini dalam
jangka waktu yang lebih panjang. Distributor yang gagal tidak belajar sama
sekali. Tapi satu hal yang pasti: tidak ada distributor yang pasif bisa
berhasil dalam waktu singkat. Itu sebabnya program pelatihan menjadi nyawa dari
sebuah MLM. Tanpa support system, mustahil sebuah MLM bisa bertahan lama. Dan
saya tidak pernah percaya pada distributor yang hanya mau kerja tanpa belajar,
tapi minta peringkat dan pendapatan tinggi.
Tidak pernah ada distributor yang gagal di MLM. Sekaligus
saya meralat istilah “gagal” yang saya gunakan di atas. Sengaja saya cantumkan
istilah tersebut untuk persamaan istilah antara saya dan anda, dan saya
luruskan di sini. Tidak ada distributor yang gagal. Yang ada adalah distributor
yang berhenti sebelum mencapai keberhasilan. Seringkali distributor berhenti
(dan dia mengaku gagal) justru setelah: mencapai peringkat tertentu (biasanya
tidak terlalu tinggi, tetapi sudah naik peringkat), mencapai tingkat penjualan
atau pendapatan tertentu, atau malas (biasanya terpengaruh lingkungannya).
Selama seorang distributor mau terus berjuang, jaringan
yang jatuh bangun adalah hal yang lumrah, dan dia selalu punya kesempatan untuk
berhasil. Tergantung kapan dia berhasil membentuk pribadinya sesuai dengan yang
diperlukan.
Tingkat kegagalan distributor aktif (sekali lagi saya
ulangi: distributor aktif, bukan distributor yang sekedar bergabung) amat
sangat rendah sekali dibandingkan dengan bidang lain apa pun di dunia ini.
Sekali lagi, tidak pernah ada kata gagal. Bila terus berjuang pasti berhasil.
Distributor aktif yang “gagal” sebenarnya hanya menyerah
sebelum menang, dan seringkali kemenangan sudah ada di depan mata, tetapi dia tidak
sadar. Saya berikan beberapa contoh statistik tanpa angka persen (karena tidak
saya hitung).
Satu, Sebagian besar (mayoritas) hanya bergabung tanpa
mau menekuni bisnisnya
Mereka terbagi dalam 2 kategori, yaitu yang tidak pernah mencoba produk atau
sekalipun ikut training dan yang pernah mencoba menawarkan tanpa prosedur,
ditolak dan lalu menyerah.
Dua, Sebagian kecil menjalankan bisnisnya, walaupun hanya
beberapa saat
* Ada yang tidak banyak (bahkan nihil) dalam mengikuti training/seminar.
Ujung-ujungnya pasti good-bye.
* Ada yang sempat menjalankan, tetapi tidak
yakin bahwa MLM adalah sebuah bisnis. Bisnis MLM-nya ditinggal karena takut
mengganggu pekerjaannya sebagai pegawai walaupun bonus yang diterima sudah
lebih besar daripada gajinya.
* Ada yang tidak merasa bahwa ini adalah
bisnisnya sendiri, bukan bisnis upline-nya. Mereka keluar setelah berselisih
paham dengan upline atau biasanya (yang paling dibenci upline) adalah
melemparkan tanggung jawab atas jaringannya sendiri kepada upline-nya. Ingatlah:
toko boleh benci supplier-nya, tapi bisnis jalan terus!
* Ada yang sempat menawarkan ke beberapa orang
(kurang dari 10 orang), banyak gagalnya (bahkan semuanya), langsung menilai
bahwa bisnis MLM-nya jelek.
* Sebagian lainnya berhasil memiliki
pendapatan jutaan rupiah per bulan, di atas rata-rata gaji pegawai. Bahkan
banyak yang dalam hitungan puluhan bahkan ratusan juta per bulan.
Kita bandingkan dengan data dunia yang paling umum, yaitu
data pegawai :
1. Hanya ada 1
orang manager yang memimpin sekelompok pegawai. Sebelum manager ini keluar,
dipecat atau meninggal, bawahannya tidak bisa menggantikannya. Inilah sistem
piramid perusahaan yang diterima semua orang. (MLM yang bukan piramid malah
dianggap piramid. Anda bisa naik peringkat menyamai atau bahkan melebihi upline
anda.)
2. Lebih dari
90% pegawai tidak pernah merasakan naik pangkat. Lebih dari 80% distributor
aktif (di atas 2 tahun) di MLM sudah pernah naik peringkat.
3. Yang pernah
naik pangkat, lebih dari 95% tidak pernah merasakan jabatan direktur.
4. Lebih dari
95% pegawai tidak pernah merasakan penghasilan di atas Rp.10 juta per bulan. Di
MLM, angka ini lebih dari 25% distributor aktif di atas 5 tahun.
5. Sebuah
perusahaan bisa memiliki puluhan ribu pegawai, tetapi hanya bisa memiliki 1
orang CEO (Chief Executive Officer). Di MLM, jumlah peringkat setara Bronze
Enterpreneur (atau istilah sejenis) bisa tak terbatas jumlahnya.
6.
Seorang CEO terpontang-panting bekerja
memenuhi beban kerja yang luar biasa, tidak bisa merasakan hidup enak bersama
keluarga (waktunya full untuk perusahaan). Seorang Gold Enterpreneur hidup
tenang bersama keluarga tanpa beban, pendapatan tetap diterima makin banyak
walaupun tidak bekerja.
Bila dibandingkan dengan dunia bisnis konvensional:
1.
Hukum Marketing : hanya ada 3 merk teratas
yang terus diingat orang. Contoh: untuk mie instan, yang diingat biasanya
adalah Supermie, Indomie dan Sarimi. Untuk handphone: Nokia, Ericsson,
Motorola. Softdrink cola: Coca-cola, Pepsi Cola, RC Cola. Di MLM, selama anda
aktif, nama anda akan terus diingat rekan kerja anda (bahkan crossline
sekalipun). Peringkat Bronze qualified ke atas bahkan hampir tidak pernah
dilupakan.
2.
Lebih dari 90% toko tidak pernah berkembang.
Di MLM, minimal 50% distributor aktif sudah mencapai peringkat setara Manager
atau lebih setelah minimal 3 tahun.
Bisa kita lihat, bahwa bisnis MLM tetap masih
lebih mudah untuk dijalankan bila mengikuti sistem yang diberikan, dan jangan
pernah meragukan potensi bisnis MLM.
See you at the top!
Posted
by Andhika Hantyo P at 15:27 

Anda pasti tahu apa yang
saya maksud dengan Kutu Loncat. Seseorang disebut kutu loncat adalah
apabila orang tersebut sering berpindah kerja dari satu perusahaan ke
perusahaan lain. Di bisnis network-marketing, seorang kutu-loncat adalah
orang-orang yang pindah dari satu perusahaan network-marketing ke perusahaan
network-marketing lainnya.
Sebenarnya,
ada 2 jenis kutu loncat di bisnis network-marketing :
Satu, Kutu Loncat Ekspansif, yaitu kutu loncat yang mencoba mendapatkan
income lebih dengan cara menjalankan lebih dari satu bisnis network-marketing.
Cara berpikir kutu loncat tipe ini adalah “Jika saya bisa mendapatkan Rp.500
ribu dari satu perusahaan network-marketing, maka saya akan bisa mendapatkan
Rp.5 juta dengan menjalankan 10 bisnis network-marketing.”
Sebenarnya, tidak ada peraturan yang melarang seseorang untuk menjalankan lebih
dari satu bisnis network-marketing. Akan tetapi berdasarkan hukum alam, sumber
daya itu selalu terbatas. Setiap orang pada dasarnya memiliki sumber daya yang
sama. Setiap orang yang normal punya dua kaki, dua tangan, punya satu otak,
punya panca indera yang sama, dan punya 24 jam sehari.
Jika sumber daya yang terbatas tersebut dialokasikan untuk terlalu banyak
kegiatan (bisnis) ada kemungkinan besar, hasil dari bisnis-bisnis tersebut
tidak akan maksimal. Hal yang sama juga akan terjadi jika seorang distributor
menjalankan lebih dari satu bisnis network-marketing.
Jika Anda kebetulan menyukai produk dari beberapa perusahaan yang berbeda, saya
menganjurkan supaya Anda tetap memfokuskan diri pada satu perusahaan yang
menurut Anda memiliki potensi terbesar. Di perusahaan lain, Anda tetap dapat
mendaftarkan diri menjadi distributor supaya dapat membeli produk dengan harga
distributor.
Dua, Kutu Loncat Nomaden, yaitu kutu loncat yang bersifat nomaden. Suku
Nomad adalah suku yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain secara terus
menerus. Saat sumber makanan habis dikonsumsi, mereka akan terpaksa pindah ke
daerah lain yang sumber makanannya masih berlimpah.
Seorang kutu loncat nomaden akan berpindah-pindah dari satu perusahaan
network-marketing yang satu ke perusahaan network-marketing lain dalam waktu
singkat. Setiap kali ada teman yang mengajak untuk mengikuti presentasi bisnis
network-marketing yang baru, dia tidak bisa menahan diri untuk menolak dan akan
mendaftarkan diri menjadi anggota.
Pada dasarnya kutu loncat nomaden muncul karena sifat manusia yang paling
mendasar yaitu “Rumput tetangga selalu lebih hijau.” Oleh karena itu,
seorang distributor sering terpancing untuk bergabung dengan perusahaan
network-marketing baru yang memiliki produk terbaru, bisnis plan, dan skema
kompensasi distributor terbaru.
Sadarilah bahwa perjuangan untuk mencapai sukses di bisnis network-marketing
bagaikan sebuah perlombaan maraton. Peserta lomba maraton memiliki teknik dan
strategi yang berbeda-beda untuk menyelesaikan perlombaan sepanjang 46
kilometer. Walaupun demikian, tujuan utama adalah mencapai garis finish di
kilometer ke 46.
Akan sangat disayangkan sekali jika Anda berhenti dari perusahaan
network-marketing A sesudah menjalankannya selama 3 bulan, hanya untuk
bergabung dengan perusahaan B yang menjanjikan produk baru dan skema kompensasi
baru. Jika hal ini terjadi, Anda seakan-akan mengulang kembali dari garis start
perlombaan maraton untuk mencapai kebebasan finansial yang Anda cari.
Teman-teman seperjuangan di network-marketing, semua orang selalu mengaku
memiliki produk baru yang lebih canggih dan skema kompensasi yang akan
mempercepat tercapainya kebebasan finansial Anda. Jika Anda selalu terpancing
dengan semua ajakan-ajakan yang tidak pernah berhenti tersebut, saya jamin Anda
TIDAK AKAN MENCAPAI KEBEBASAN FINANSIAL yang Anda cari.
Posted
by Andhika Hantyo P at 07:50 

06 Maret 2009
Pada kesempatan kali ini saya hanya ingin berbagi pengalaman saja kepada
member baru DBS ( yang umurnya dibawah 1 bulan yaaa... ). Ketika Anda pertama
kali bergabung mungkin banyak yang tersirat di pikiran Anda... ( pikirannya
macem2 nih... tapi asal jangan pikiran kotor aja yak.. heuheuheuheu.. !!! )
Pada umumnya member2 baru DBS banyak yang merasa "DITIPU alias
DIKERJAIN" sama orang yang menawarkan usaha ini sama mereka... Tapi
menurut hemat saya ini hanya masalah selera aja kok.... kalo anda mau tau
langkah-langkah dan kiat apa saja yang harus dilakukan setelah anda mendaftar
... mari kita simak liputannya...
1.
PRESENTASILAH SESEGERA n SECEPAT MUNGKIN !!!!!!!
Kenapa ? Karena presentasilah yang akan menentukan JUMLAH
RUPIAH YANG AKAN MENGALIR KE KANTONG ANDA….. Ketika Anda memulai untuk
melakukan presentasi, secara tidak langsung Anda akan mempelajari system dan
produk yang ada diperusahaan….Mintalah bantuan SPONSOR dan UPLINE Anda untuk
menjelaskan bagaimana produk dan sistem perhitungan bonus dari PT DFI.
INGAT ................. Jangan terlalu sering minta
bantuan presentasi sama Sponsor ato sama Upline... Kenapa....? KARENA ANDA
HANYA AKAN MEMPERKAYA Si SPONSOR n SI UPLINE TADI..... Buatlah jadwal secara
periodik ( misalnya seminggu sekali ) untuk dipresentasi oleh si upline ato si
sponsor tadi..... nah selama masa penantian .. ( ciee cieee ... ) Saya sangat
menyarankan Anda untuk berpresentasi secara mandiri.... Mengenai apa saja yang
harus anda kuasai... ( kalo menurut saya kayak begini boss ) Anda WAJIB tau sama
2 subsidi... SPONSOR DAN PASANGAN karena inilah subsidi yang paling MUDAH UNTUK
DIJELASKAN.. Dengan Anda makin rajin presentasi secara mandiri, Pengetahuan
makin nambah .... Kantong juga tebal BOSS !!!!
2.
PELAJARI DAN TERAPKAN 7 LANGKAH SUKSES !!!!
Nah langkah berikut ini merupakan teknis pelaksanaan dari
usaha ini dilapangan, Biasanya MEMBER AWAL YANG DAFTAR MAKE KARTU CCI ATO EC
bakalan dikasih sama Starter Pack... Anda baca dulu buku SYSTEM 4 SUCCESS (
buku kecil warna biru) ANDA WAJIB BACA BUKU INI JURAGAN !!! terutama bagi Anda
yang punya batasan wilayah n waktu untuk ketemu langsung sama sponsor Anda.
Yang bikin saya heran.... MASIH BANYAK LHO BOSS yang
menyepelekan buku ini.. padahal gara2 buku ini saya bisa punya BMW, Bantu Ortu
n foya2... Jadi Anda tinggal BACA>>> TERAPKAN>>>>>
TERIMA DUIDNYA !!!!! sesimpel ini boss...
3.
BIKIN PERTEMUAN RUTIN
Guna dari si pertemuan ini... supaya Anda mendapatkan
banyak masukan sama ilmu yang ajib-ajib dari sponsor anda... Lakukan minimal
sebulan sekali. Pengalaman saya, 3 bulan berturut mengadakan pertemuan rutin...
saya bisa flush out dari 3 HU boss ( itu sama aja 1 juta 1 hari ....
lumayanlah, daripada nganggur
4.
SERING LIAT BLOG SAMA WEBSITE
Ini gunanya biar Anda banyak dapet ilmu tambahan secara
online dan tau kabar terbaru tentang perusahaan... Jadi dengan dukungan 24
jam... diharapkan Anda bisa menjalan usaha ini dimana pun dan kapanpun Anda
mau...
PENUTUP
Inilah pengalaman saya waktu pertama kali gabung... Mudah2n bisa ngebantu
member2 yang pengen tau caranya.... nah kalo dari cara diatas ada yang merasa
nggak cocok.... tinggalin komentarnya juragan.... OK !!!
GO FREEDOOMM !!!!
Posted
by Andhika Hantyo P at 14:14 

25 Februari
2009
Yth member sekalian....
Terima kasih kami ucapkan kepada para member sekalian.... karena atas
kepercayaan yang Anda telah berikan kepada kami... Kami menjadi seperti yang
sekarang....
Kami sadar betul bahwa PT DFI masih belum bisa melayani anda secara maksimal..
Namun pada kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk memberitakan kepada
Member-member semua tentang apa yang sudah kami lakukan sampai sejauh ini...
SERVER PULSA DBS PT DUTA FUTURE INTERNATIONAL
Alhamdulilah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena
berkat Rahmat-NYA pada tanggal 23 Pebruari 2009 kemarin.. server baru telah kami instalasi
secara baik ... mau lihat seperti apa sih server pulsanya DBS... ? mari kita
simak sama-sama....
Inilah server baru pulsa kami untuk anda..

Nah.. disitu keliatan kan... direktur IT kita, Bapak Dani purnama sedang
memberikan pengarahan sama crew.... Trus.. ada teknisi yang sedang
mengutak-ngatik server

KAlo yang ini .. si SERVER sedang memproses transaksi yang sudah masuk ke sms
center,,, coba perhatikan baik2... Dilayar LCD ( 2 biji ) itu adah perintah
transaksi yang masuk... langsung diproses sama CPU yang seabrek2 tea ( noh..
diatas LCD-nya ) !!

Nah ini nanti buat ruangan yang melayani transaksi via YM dan komplain,,,,
Bagaimana member DBS sekalian, ANDA MASIH ADA KERAGUAN DENGAN PERUSAHAAN
INI.... ? BERARTI ANDA WAJIB KE PSIKIATER TERDEKAT..... karena ada yang salah
dengan isi kepala anda.. hehehe
Di perusahaan, inilah peningkatan yang sudah kami lakukan.... Bagaimana dengan
Anda ? apakah anda akan cuma mengkritisi apa yang sudah kami kerjakan.... Atau
Anda ingin mengejar impian yang anda cita-citakan bersama PT Duta Future
International ?
Kami sadar kok, meskipun masih banyak kekurangan disana-sini kami bukannya
duduk manis aja kok... kami akan terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan di
setiap lini... Oleh karena itulah.. Kami mengharapkan dukungan dari rekan2
MEmber DBS sekalian...
Terima Kasih Atas Perhatiannya... SAya
tunggu ANDA di puncak kesuksesan... GOOOOOOOO FREEEEDOOOOOMMMM !!!!!!